Wednesday, November 7, 2012

26 + 0.083

Update: DAFUQ salah nulis juduuuulll! Harusnya 26, bukan 25!

Seharusnya, tulisan ini dibuat sebulan yang lalu, tepat di hari saya berulang tahun yang ke-26. Ya, ya, ya, makasih-makasih. (Pede!)

Namun, apa daya, kembali lagi kemalasan saya dalam menulis blog menghampiri saya dengan lancangnya beberapa saat kemarin. Alhasil, baru dapat ditulis hari ini, tepat sebulan setelah saya berulang tahun.

Pada tulisan tahun lalu, terlihat jelas bahwa saya saat itu sedang dalam masa kesepian dalam artian sebenarnya. Saya sedang berada di luar kota, tepatnya di Paiton kalau tidak salah, dan melewatkan hari ulang tahun sendirian. Walau tetap ada client saya yang tahu, itu pun sepertinya tahu dari jejaring sosial Facebook.

Tahun lalu, saya seperti sudah tidak ingin berekspektasi lebih terhadap keadaan pekerjaan saya waktu itu yang memang mengharuskan saya sering keluar kota. Tapi, siapa sangka, sebulan setelah saya berulang tahun, saya mendapat tantangan pekerjaan baru di Jakarta. Walau, kenyataannya saya baru dapat resmi pindah 5 bulan setelahnya dan sempat melewati hal-hal yang kurang mengenakan dan saya rasa kurang pantas saya paparkan di sini demi menghormati nama baik tempat lama tersebut.

Memang, saat itu saya sudah tidak berharap lagi terhadap kehidupan pekerjaan saya, kalau memang harus sering berada di luar ya sudah tidak masalah. Walaupun, dalam hati kecil masih ada keinginan untuk dapat bekerja dengan lokasi yang lebih sering di Jakarta. Memang, Tuhan itu Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Alhamdulillah, saya diberikan jalan tersebut.

Dan Alhamdulillah, saya dapat melewati ulang tahun saya tahun ini dengan keluarga, teman-teman terdekat, teman-teman baru, dan tentunya si calon nyonyanya saya sendiri. Buat saya, hal seperti itu tidak dapat dialihkan dengan kado apa pun juga. Yah, tahun ini lebih baik, semoga tahun depat lebih spektakuler lagi dari tahun ini. Dan semoga segala keinginan yang terpendam di hati kecil saya dapat terwujud. Kalau pun tidak, tentunya Tuhan punya hadiahnya sendiri yang lebih baik untuk saya rasakan dan nikmati.

Don't postpone happiness!