Tuesday, April 19, 2011

Stress Ball


Sebuah bola dengan tekstur yang elastis, kenyal, bagaikan jelly yang tidak bisa dihancurkan. Sebuah bola yang "tugasnya" adalah untuk digenggam, diremas, dimain-mainkan oleh tangan manusia. Sebuah bola yang digunakan para manusia untuk melepas stress yang berkecamuk di dalam pikiran mereka. Itulah stress ball.


Kenapa pada postingan kali ini gue membahas Stress Ball?
Hal itu dikarenakan gue baru saja membeli sebuah stress ball.

Apakah gue sedang dalam keadaan stress?
Tentunya, sangat stress. Stress karena hal yang lebih baik ga gue utarakan di dalam blog gue. Daripada nanti gue dicekal.

Well, balik ke stress ball. Benda kecil berbentuk bola ini bisa dibilang penemuan sederhana tapi mampu menyelamatkan hajat hidup orang banyak. Membantu melepas segala amarah dan stress yang ada pada orang yang tentunya menggenggamnya.

Dengan adanya stress ball, orang tidak perlu lagi membanting apa saja yang ada di depannya untuk melampiaskan amarah. Cukup dengan meremas bola tersebut, paling tidak amarah kita akan berkurang.

Bola kecil ini mengemban tugas yang sangat mulia. Walaupun sepanjang hidupnya harus terus menerus diperas, diremas, ditekan, dan bentuk lain pelampiasan amarah manusia, bola ini tetap tersenyum.

Bola ini mampu menjalankan tugas apa yang tidak mampu dilaksanakan manusia, ikhlas walau hidupnya tidak enak. Karena memang sudah seperti itu takdirnya.

Berbeda dengan manusia yang tidak bisa ditekan, diremas, dipukul, dilempar, dll. Manusia sangat rapuh. Karena manusia memang mempunyai perasaan.

Karena itu, jangan pernah samakan manusia dengan stress ball. Jika anda memang sedang memiliki masalah, lampiaskan pada stress ball yang memang bertugas sebagai tempat pelampiasan. Jangan pada manusia.

Kecuali jika anda memang terlalu bodoh untuk memahami perbedaan stress ball dan manusia. Terlalu bodoh untuk membedakan benda mati dengan manusia.

No comments: