Sunday, July 6, 2008

Liburanku, sependek rambutku

Hari minggu ini merupakan hari libur terakhir gue sebelum menempuh semester pendek (lagi). Sebenernya, libur gue cuman empat hari. Soalnya, gue baru aja slese UAS tanggal 2 Juli kemaren. Oke, itulah derita mahasiswa tua.

Ngomong-ngomong derita, gue jadi inget salah satu temen gue yang rada menderita setelah UAS tanggal dua kemaren, yaitu Danu. Gue emang beda ruang ujian sama dia, dan gue slese duluan, jadi nyamperin duluan ke ruang ujian dia. Keluar dari ruang ujian, muka Danu udah kusut. Sekusut bulu jembut.

"Kenapa Mo?" tanya gue.
Danu cuman diem.
"Bisa ga lo?" gue nanya lagi.
Dia geleng-geleng kepala, bibirnya masih cemberut.
Dari bahasa tubuhnya, gue tau kalo dia ga bisa ujiannya. Maklum, dia bego belom belajar.

Akhirnya, gue sama Danu nongkrong sebentar sama Danu di Smooking Area kampus gue. Di situ buanyaaaakkkk banget daun muda yang bening-bening bagaikan bidadari yang mau mandi terus diintipin Jaka Sembung. Buat gue, ini merupakan sebuah penyegaran bagi mata gue. Buat Danu, ga ngaruh karena dia emang homo (ini cuman isu).

"Gue pengen nonjok orang," kata Danu sambil ngeliat junior-junior cowok yang lagi pada nongkrong di depan gue sama Danu.
Gue ngeliat ke arah junior-junior itu. Jelas, Danu sedikit merasa risih melihat tingkah para junior yang tengil itu. Biasanya, gue sama Danu cuek aja ngeliat kelakuan junior tengil itu. Tapi, kali ini, dengan kondisi Danu yang sedang merana juga menderita itu, kayaknya junior-junior itu bisa berubah menjadi korban asusila dari Danu.

Sadar akan nasib para junior yang masih polos itu, gue akhirnya ngajak Danu balik. Gue ga mau junior-junior polos itu harus kehilangan kesucian mereka di hari terakhir UAS. Udah cukup korban Danu yang bertebaran di pinggir jalan. Udah cukup.

***

Di hari Minggu ini, rumah gue kedatengan banyak tamu. Sumpah buanyaaaakkkkk banget. Dampak dari kedatangan tamu yang berjumlah sekitar dua puluh orang itu, gue harus buru-buru membeli 4 lusin J-Co & 1 dus Aqua gelas. Saking buru-burunya, gue sampe ga mandi dulu buat langsung tancap gas ke Bintaro Plasa (BinPlas) demi mencapai misi itu. Akhirnya, gue jalan ke BinPlas sama sepupu gue, Dave.

Sorenya, setelah para tamu itu pulang, keponakan-keponakan gue dateng. Kembali, rumah gue bagaikan arena sirkus dengan pertunjukan utama yaitu atraksi ulet keket (Nasya) menunggang ikan pesut (Saskia) dengan puncak atraksi pembiusan ulet keket terhadap pawang uler kadut (gue). Intinya, Saskia sama Nasya terus-terusan berantem, dan entah mengapa malah gue yang harus dikentutin Nasya saat gue lagi tengkurep di atas kasur.

Tiba-tiba Nasya dateng ke gue dengan muka bete. Pantatnya yang masih imut kayak bakpau itu tiba-tiba nungging di atas kepala gue. Gue perhatiin pantatnya. Saking gemesnya, gue siap untuk menerkam pantat itu. Bagaikan singa yang siap memangsa korbannya, gue membuka mulut gue. Saat mulut gue mulai terbuka lebar, tiba-tiba: pret.
Kampret.

Nasya kentut persis di depan mulut gue. Hoek.

Oiya, sekalian pengumuman. Gue punya blog baru di http://findingdegree.blogspot.com/. Isinya, tentang catatan harian gue dalam menyusun skripsi yang akan dimulai pada semester depan. Kira-kira bulan September. Silahkan diliat.

Udah ah, gue mau istirahat lagi. Menikmati liburan pendek gue yang segera berakhir dan digantikan dengan semester pendek.

No comments: