Thursday, May 1, 2008

My Alter Ego

Selain sebagai Bagus Saptopo (baca: sedeng), gue juga punya 3 karakter lain yang tersembunyi di dalem diri gue. Layaknya para superhero yang punya karakter lain di dalem dirinya, gue pun juga punya. Bedanya, mereka cuma punya dua, diri asli mereka, sama diri mereka pas lagi jagoan. Nah kalo gue: punya 4! Huahahahahaha!

Oke, 4 itu terdiri dari: gue sebagai diri gue sendiri (Bagus Saptopo); sebagai Raja Upil; sebagai ksatria upil; dan yang terakhir sebagai penjahat kelamin berupil.


***

Sebagai Bagus Saptopo, tentunya semua udah pada tau kan. Ya, gue sebagai manusia biasa yang tidak akan mencolok di masyarakat umum. Gue di situ berperan sebagai rakyat biasa yang penuh dengan kelemahan dan kemalangan.

Saat gue menjadi rakyat biasa dengan muka minta dipecut.

***

Yang kedua, sebagai Raja Upil, tentunya tugas gue gak lain dan gak bukan yaitu: ngupil. Ya, ngupil! Karena ngupil merupakan salah satu sumber perekonomian dari Kerajaan Upil yang gue pimpin. Gue harus bisa mempertahankan stabilitas upil di kerajaan gue supaya mata upil kerajaan gue tetep tinggi di pasaran.

Selayaknya raja, gue harus pake mahkota kerajaan. Tapi berhubung upil gue ga laku dijual di pasaran buat beli mahkota, alhasil gue make kantong plastik bekas yang gue temuin di dalem bak sampah tetangga rumah gue. Ternyata, mahkota dari plastik itu berguna juga. Selain warnanya putih yang menandakan kesucian, mahkota tersebut juga tidak memberatkan kepala gue, sehingga gue gak pernah merasakan pegal saat sedang mengupil.

Sang Raja Upil yang yang sedang memikirkan perupilan kerajaannya.

***

Ego gue yang ketiga, sebagai Ksatria Upil dari Kerajaan Upil. Selain menjadi raja, gue sebenarnya juga jadi seorang ksatria bertopeng di kerajaan gue sendiri. Gue ga mau identitas gue ketauan, makanya gue pake topeng. Tapi berhubung gue ga tau mau pake topeng apaan buat nyamar, gue pun menemukan ide untuk memelorotkan mahkota kerajaan gue supaya menjadi topeng kayak topengnya betmen.

Tugas gue sebagai Ksatria Upil gak lain dan gak bukan adalah menjaga keamanan kerajaan gue dari para penjahat. Biasanya, penjahat yang menyerang kerajaan gue berasal dari Kerajaan Congek, Kerajaan Daki, Kerajaan Ketombe, Kerajaan Belek, Kerajaan Berakmencret, Kerajaan Iler dan Kerajaan Taijempolkaki.

Gue paling kewalahan kalo udah mesti berhadapan sama penjahat dari Kerajaan Congek. Dengan lendir congek, mereka biasanya membuat kaki gue lengket dengan tanah, sehingga gue ga bisa bergerak. Lalu mereka melumuri seluruh tubuh gue dengan congek mereka. Biasanya, kalo udah dilumurin congek, gue bisa koma selama 3x40 hari.

Beruntung gue punya pedang baru yang bernama Upilibur (modifikasi dari Excalibur-nya King Arthur). Selain punya pedang baru, gue juga punya koalisi dari Kerajaan Ingus, yaitu Ksatria Riak Ijo.

Ksatria Upil siap beraksi menghadapi para cecunguk bapuk.

***

Ego gue yang terakhir adalah sebagai Penjahat Kelamin dengan perdikat Maestro. Tentunya ga perlu dijelasin lagi tugas gue sebagai Penjahat Kelamin Maestro. Ya, tugas gue adalah memberantas keperawanan di muka bumi ini. Huahahahahahaha!

Agar tidak dikenali saat beraksi, gue harus bisa menutupi wajah gue sepenuhnya. Beruntung plastik yang dari tadi gue pake bener-bener multifungsi. Jadi gue bisa melorotin plastik itu lagi sampe full nutupin muka. Walaupun rada pengap, tapi hasil penyamaran gue sampe saat ini cukup sempurna. Berhati-hatilah! Waspadalah para perawan! Muahahahahaha!

Sang Penjahat Kelamin Berupil, lebih terorganisir daripada pemerkosa profesional.

***

Itulah semua kepribadian yang ada di dalem diri gue. Sebagai informasi, selain kepribadian gue yang utama (Bagus Saptopo), kepribadian gue yang lain hanyalah tokoh fiktif belaka. Jadi, buat apa gue nulis ini? Buat apa gue buat postingan ini? Arrgghhh!

Intinya, gue sinting.

2 comments:

diana bochiel said...

hahahaha dasar stress lo ah..
ke bagusan tuh pake kantong gramedia..harusnya pke kantong plastik item pak..yg bekas gorengan biar mengkilap..hehehehe

btw dah di add tuh pak ym nya..

Amaterasu said...

wakakaaka blog loe selalu bikin gua ketawa sendiri cengar cengir di war net