Saturday, March 1, 2008

Manipulasi Media?

Baru-baru ini di berita lagi heboh sebuah kabar yang membuat masyrakat resah untuk kesekian kalinya. Setelah dulu masyarakat pernah dibuat gempar dengan adanya larangan untuk beberapa merk minuman kemasan, sekarang masyarakat kembali diguncanga dengan adanya temuan bakteri Enterobacter Sakazakii pada susu bubuk formula untuk bayi.

Temuan yang didasarkan dari penelitian yang dilakukan oleh IPB ini sempat membuat masyarakat heboh. Lagi, media mampu memanipulasi masyarakat. Ternyata setelah gw cari informasinya, penelitian itu dilakukan pada tahun 2003. Jadi, kalau mau dibilang, sekarang susu bubuk formula yang tercemar bakteri tersebut sudah tidak ada di pasaran lagi.

Kalaupun ada, sebenarnya bakteri itu tidak berbahaya bagi bayi dengan kondisi normal. Kata seorang pakar yang pernah gw dengar di TV beberapa hari yang lalu, bakteri tersebut hanya akan menyerang pada bayi dengan kondisi lemah, seperti lahir prematur, berat kelahiran kurang dari 2000 gram, dan bayi yang dilahirkan oleh seorang Ibu yang mengidap HIV.

Yang gw heran, buat apa si sebenernya berita itu disebarluaskan lagi. Buat apa IPB melakukan penelitian itu. Itu emang udah tugasnya masing-masing si. Media tugasnya untuk menyebarkan berita, tapi seharusnya memberikan informasi yang benar juga, jangan hanya memberi berita yang setengah-setengah. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada banyak pihak, tapi menurut gw, media itu sekarang cenderung lebih memanipulasi pikiran masyarakat yang pada akhirnya membuat masyarakat hidup dengan penuh rasa ketakutan dan was-was.

Lalu, para peneliti itu juga memang melakukan tugasnya. Tapi ada baiknya mereka jangan membesar-besarkan temuan buruk yang hanya sedikit, lalu menutup-nutupi temuan baik yang ternyata sangat banyak. Teruskanlah penelitian. Penelitian yang berguna untuk umat manusia.

Yah pada akhirnya, gw cuma mau bilang. Kita sebagai masyarakat yang mengkonsumsi media, ada baiknya tidak terlalu percaya dulu dengan isinya. Karena bisa saja itu hanya manipulasi, walaupun banyak juga yang memberi informasi yang sangat berguna. Kembali ke kita, kita harus pintar memilah-milah informasi tersebut.

No comments: